Kamis, 24 Mei 2018

Reaksi produsen smartphone lokal saat Menkominfo ajak buat asosiasi

Posted by mirajudin on Mei 24, 2018 with No comments

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengajak kepada seluruh produsen ponsel pintar untuk membentuk asosiasi. Hal itu disampaikan ketika berkunjung ke pabrik smartphone lokal Advan di Semarang, belum lama ini.

Dalam pernyataannya itu, tujuan dibentuknya asosiasi smartphone lokal untuk mampu bersaing dengan brand asing sekaligus berfungsi sebagai acuan pemerintah mempermudah membuat kebijakan tertentu. Khususnya bagi produsen ponsel lokal.

"Mari kita duduk bersama. Setelah Lebaran kita kumpul, nanti saya undang Pak Erlangga (Menteri Perindustrian). Regulasi harus mengarah ke sektor, bukan perusahaan. Jadi kami tidak bisa memberikan keringanan pajak ke perusahaan, tapi ke industri," ungkapnya.

Lantas, bagaimana respons dari produsen smartphone lokal?

Salah satu produsen ponsel asli Indonesia, Evercoss pun menanggapi ajakan Menkominfo tersebut. Suryadi Willim, Marcomm Manager Evercoss, merespon positif ide yang dilontarkan Rudiantara. Ide tersebut merupakan terobosan yang ditunggu-tunggu selama ini.

"Justru itu yang kami harapkan," ujarnya kepada merdeka.com melalui pesan singkat, Senin (4/6).

Sebagaimana diketahui, tak bisa dimungkiri bahwa dominasi smartphone global kian mencengkram. Membuat gerak pemain lokal semakin tergencet. Maka itu, ia berharap lekas dibentuk asosiasi smartphone lokal sebagai bentuk kolaborasi antarprodusen dalam negeri.

"Kami berharap ada lembaga asosiasi yang menggandeng kita semua sebagai vendor lokal. Sehingga kita tidak saling berkompetisi dengan lokal, tapi bagaimana kita berkolaborasi baik sesama device maupun dengan partner lainnya baik itu pemerintah, telko, startup technologi, dan industri lainnya untuk menghadapi gencetan dari vendor global," katanya.

Selasa, 01 Mei 2018

Jangan habiskan uang Anda untuk beli kosmetik ini

Posted by mirajudin on Mei 01, 2018 with No comments

Saat ini, kian banyak wanita--bahkan pria--yang semakin sadar untuk menjaga penampilan. Produsen kecantikan pun melirik peluang ini dengan menawarkan berbagai produk kosmetik.

Namun, tak semua produk di pasaran itu berguna dan perlu Anda beli. Beberapa dari Anda mungkin lebih sering menghabiskan banyak uang untuk membeli produk kecantikan yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

Meski populer, produk-produk ini sebenarnya tidak memiliki fungsi cukup akurat bagi kulit. Dilansir dari sheknows.com, berikut ini adalah beberapa produk kecantikan yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Penasaran?

1. Primer oil


Primer sebenarnya tidak lebih dari minyak wajah. Mengaplikasikan minyak wajah sebelum foundation tidak akan membuat foundation tersebut bertahan lebih lama.

Bahkan untuk Anda yang memiliki jenis kulit berminyak, efeknya justru semakin buruk. Jika Anda tidak memerlukannya, sebaiknya hindari pembelian dan pemakaian primer oil.

2. Serum bibir


Serum bibir dianjurkan digunakan sebelum Anda mengaplikasikan lip balm. Sedangkan produk kecantikan lip balm seharusnya sudah bisa menghidrasi bibir Anda dengan baik, bukan?

Berhenti membeli produk kecantikan ini

3. Kondisioner kering


Setelah menggunakan sampo kering, Anda mungkin berpikiran bahwa kondisioner kering benar-benar diperlukan, lantas mengapa tidak mencuci rambut Anda sekalian? Menambahkan kondisioner kering hanya menumpuk lebih banyak produk di kulit kepala dan rambut Anda.

4. Krim DD


Jika Anda telah memiliki dan menggunakan krim BB, maka krim DD sebenarnya tidak diperlukan.

5. Primer maskara


Primer maskara hanya akan membuat bulu mata Anda menggumpal dan mengental. Anda bisa mendapatkan efek bulu mata yang lentik dengan melapisinya saja.

6. Scrub bibir


Anda bisa menggantikan scrub bibir dengan menggunakan gula dan air saja. Tambahkan beberapa tetes minyak almond akan memberikan kelembapan ekstra pada bibir, tanpa harus membeli scrub bibir.