Rabu, 27 November 2019

Hindari Berbagai Penyebab Tumbuhnya Kanker Paru-Paru

Posted by mirajudin on November 27, 2019 with No comments

Sumber: kegunaanjellygamatqnc.com

Kanker paru-paru merupakan jenis kanker yang berasal dari pertumbuhan sel abnormal di paru-paru. Data Globocan tahun 2018 menunjukkan bahwa penderita penyakit kanker di Indonesia sebanyak 136,2 per 100 ribu penduduk. Angka ini menempatkan Indonesia di peringkat ke-23 se-Asia. Salah satu penyebab kanker paru-paru yang sudah dikenal secara luas adalah kebiasaan merokok. Kanker paru-paru adalah jenis kanker dengan angka tertinggi yang menyerang para kaum pria. Klikdokter.com menyebutkan bahwa angka kanker paru-paru menyerang pria, yaitu 19,4 per 100 ribu, dengan rata-rata menyebabkan angka kematian 10,9 per 100 ribu penduduk. 
    
Tidak hanya perokok aktif saja, orang yang sering terpapar asap rokok pun memiliki risiko penyakin kanker paru-paru. Karena, tidak hanya rokoknya saja, tetapi asap rokok pun mengandung lebih dari 60 zat beracun yang bisa memicu pertumbuhan sel kanker. Sehingga, para perokok aktif merupakan kelompok yang paling berisiko terkena kanker paru-paru.
    
Dengan tidak merokok atau berhenti merokok, risiko terkena penyakit kanker otak dapat dikendalikan atau dihindari. Namun, risiko tumbuhnya sel kanker tidak dapat dihindari ketika seseorang memiliki riwayat kanker paru-paru dalam keluarganya karena kanker paru-paru juga merupakan penyakit yang dapat diturunkan.

Akan tetapi, penyebab dari kanker paru-paru tidak hanya rokok dan keturunan genetik saja, ada beberapa penyebab lainnya yang bisa menjadi penyebab tumbuhnya sel kanker paru-paru. 

Asap rokok

Seorang perokok pasif, yaitu orang yang sering menghirup asap rokok tetapi tidak merokok memiliki risiko tinggi terkena penyakit kanker paru-paru. Bahkan, penelitian pada jurnal Environmental Research and Public Health menyatakan, bahwa menjadi perokok pasif dapat meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru menjadi lebih besar. Hal itu disebabkan asap rokok yang dikeluarkan lalu dihirup oleh perokok pasif mengandung zat benzopyrene. Benzopyrene merupakan senyawa karsinogen yang memiliki konsentrasi lebih besar dibandingkan dengan asap rokok yang dihirup oleh perokok itu sendiri. 

Terkena paparan gas radon

Radon merupakan hasil produksi dari pemecahan alami uranium di batu, tanah, dan akhir yang kemudian menjadi bagian dari udara bebas terhirup. Tingkat radon yang berlebihan dapat menumpuk di bagian bangunan apapun, termasuk rumah Anda.

Lingkungan pekerjaan

Tempat kerja yang memiliki paparan tinggi bahan kimia berbahaya, seperti asbes, arsen, nikel, kromium, dan batu bara merupakan bahan kimia yang dapat menyebabkan kanker paru-paru.

Polusi udara

Di zaman sekarang, paparan polusi udara sudah menjadi teman dalam aktivitas sehari-hari, seperti asap kendaraan di jalan raya atau pun asap pabrik di lingkungan kerja. Polusi udara juga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker paru-paru.

Terapi radiasi

Jika telah terserang penyakit kanker jenis lain, seperti kanker payudara, kanker usus besar, atau pun kanker lainnya dan melakukan radioterapi sebagai metode pengobatan, maka efek samping dari radioterapi dapat meningkatkan risiko untuk terkena kanker paru-paru.

Asupan gizi dan pola makan yang tidak seimbang

Pada dasarnya, tubuh mempunyai mekanisme memperbaiki sel-sel yang rusak yang diakibatkan dari paparan zat kimia atau polusi. Mekanisme tersebut merupakan bagian dari imunitas yang dimiliki oleh tubuh untuk mempertahankan diri. Namun, ketika asupan gizi yang seharusnya menjadikan imunitas tubuh bekerja dengan baik tidak terpenuhi, maka kemampuan regenerasi tubuh dalam menangkal radikal bebas akan menurun. Hal ini dapat menyebabkan berbagai penyakit berbahaya, termasuk juga kanker paru-paru.

Demikianlah beberapa faktor yang dapat menyebabkan kanker paru-paru. Kanker paru-paru dapat dicegah dengan cara menghindari faktor penyebabnya dan menjalani pola hidup yang sehat.
Categories: ,

0 komentar:

Posting Komentar