Selasa, 24 Maret 2020

Myasthenia Gravis: Megulas Tentang Pengobatan dan Diet Penyakit Autoimun

Posted by mirajudin on Maret 24, 2020 with No comments

Myasthenia gravis atau MG merupakan penyakit autoimun yang menyebabkan adanya gangguan pada neuromuskular. Hal ini membuat otot pada bagian tenggorokan, wajah, mata, kaki dan lengan mengalami kelemahan dan kelelahan dan biasanya terjadi pada tahun pertama dan terus bertambah. Gangguan autoimun merupakan bentuk dari gagalnya sistem pertahanan tubuh untuk mengenali tubuh sehingga sistem kekebalan tubuh menyerang tubuh bagian sehat sebagai benda asing yang harus dirusak. Hal ini membuat fungsi tubuh mengalami banyak gangguan karena serangan imun.

Gangguan imun dapat diterima oleh wanita dengan resiko 75% dan dapat diturunkan walaupun penyakitnya tidak dalam keadaan yang sama. Untuk mengurangi resiko maka temukan metide relaksasi untuk mengurangi keseimbangan dan gangguan ini akan mencegah stres pada setiap harinya. Cukupi kebutuhan omega 3 dalam tubuh sehingga menjadi anti radangan alami untuk mengatasi pereda tubuh serta membantu imun dapat aktif serta bekerja dengan baik. Olahraga dengan baik untuk membantu mengatur sistem hormon, enzim termasuk sel tubuh supaya lebih optimal dapat bekerja dengan baik. Untuk penyakit MG biasanya menyerang wanita dengan usia sebelum 40 tahun dan pria berusia diatas 50 tahun. Gejala yang diberikan adalah merasakan lelah, sulit bicara, kepala terkulai, kesulitan naik tangga, mengunyah dan bernapas, kesulitan menjaga tatapan, kelopak mata terkulai, penglihatan ganda, dan perubahan menjadi serak.

Berikut adalah pengobatan MG diantaranya:

• Mengonsumsi obat kortikosteroid yang membantu untuk menurunkan respon imun berlebih dan memberikan kolinesterase yang akan melancarkan koordinasi antara sel otot dan saraf.

• Pengangkatan kelenjar timur yang mengangkatnya sebelum menjadi tumor dan sel abnormal disebut sebagai thymectomy karena menyebabkan kelemahan otot.

• Prosedur terapi immnunoglobulin dan plasmapheresis, plasmapheresis merupakan pertukaran plasma yang dapat menyingkirkan antibodi yang tidak baik dalam darah dan terapi yang diperlukan donor darah dengan antibodi yang normal sehingga akan mendapatkan antibodi normal dalam tubuh dan cukup efektif untuk jangka waktu yang singkat.

Untuk pengobatan rumah maka dapat melakukan check up jika penyakit tersebut mulai dirasakan dengan konsultasi online di Halodoc. Sebaiknya mengikuti prosedur dokter untuk menemukan keseimbangan dari istirahat dan aktifitas untuk mencegah pelemahan pada otot. Lakukan terapi sehingga otot kuat dan jika mengalami penglihatan fanda maupun kabur maka kunjungi dokter mata dan sebaiknya tidak mengoperasikan mesin berat. Jika mulai merasakan sulit menelan maka coba makanan yang memiliki tekstur berbeda, hindari debu dan merokok dan serta stress yang dapat menyebabkan komplikasi.

Berikut adalah diet untuk MG diantaranya:

• Mencegahnya adanya respon buruk terhadap autoimun.
• Mengembalikan cara kerja dari sistem kekebalan tubuh yang seharusnya terjadi.
• Mengurangi gejala dari penyakit autoimun.
• Mencegah adanya penyakit autoimun sekunder.

Myasthenia gravis melakukan diet dan memperbanyak untuk mengonsumsi kaldu tulang, madu dalam jumlah biasa, buah, ubi jalar, sayuran kecuali kentang, terong, paprika dan tomat. Dapat memperbanyak cuka sari apel dan balsamic, teh hijau tanpa adanya biji, daun kemangi, oregano dan mint, makanan yang di fermentasi tetapi bebas susu. Makanan yang tidak dianjurkan untuk penyakit autoimun adalah mentega, semua produk susu, kacang-kacangan, alkohol, telor, makanan olahan dengan kandungan zat aditif, obat antiinflamasi, semua gula pengganti, jenis biji-bijian. Diet ini cukup ketat dan akan sulit dijalani maka untuk itu dapat menghilangkan berbagai jenis makanan larangan secara perlahan, pastikan jauh dari makanan dengan kandungan kolesterol dan lemak tinggi dalam tahapan diet.

0 komentar:

Posting Komentar