Senin, 29 Maret 2021

Bagaimana Melakukan Pembayaran Premi Asuransi Melalui LinkAja

Posted by mirajudin on Maret 29, 2021 with No comments

Premi asuransi merupakan kewajiban dari peserta asuransi sebagai tertanggung untuk membayar sejumlah dana dalam jangka waktu tertentu. Pembayaran premi bisa dilakukan secara berkala tiap bulan, per semester, atau sekaligus per tahun ke pihak asuransi. Kebijakan teresebut tergantung dari waktu jatuh tempo yang ada di perjanjian asuransi.

Sebenarnya Apa Tujuan Pembayaran Premi Asuransi?

Ada beberapa tujuan yang perlu diketahui calon peserta asuransi mengapa premi harus dibayarkan. Selain sebagai bentuk jaminan perlindungan terhadap kemungkinan risiko kerugian yang dialami, peserta asuransi jadi tidak perlu membayar sendiri kerugian yang dialami karena musibah atau sakit yang jumlahnya tidak pasti.  

Secara umum, ada beberapa jenis panduan lengkap pembayaran premi asuransi yang biasa dikenal, yaitu asuransi jiwa, asuransi kendaraan, asuransi kesehatan, asuransi perjalanan, dan asuransi properti. Masing-masing premi asuransi itu berbeda dan bergantung dari aturan dari perusahaan asuransi.

Hal-hal yang memengaruhi besar kecilnya pembayaran premi disebabkan oleh beberapa faktor seperti kondisi awal tertanggung atau objek tertanggung, perkiraan klaim yang akan diajukan, jenis pertanggungan asuransi yang dipilih, jumlah uang pertanggungan yang akan diterima, area tempat tinggal atau tempat kerja tertanggung, dan juga bisa dipengaruhi oleh kompetisi perusahaan asuransi.

Bagaimana Cara Memilih Premi Asuransi?

Di Indonesia sendiri ada banyak sekali perusahaan asuransi yang menawarkan berbagai produk dan memiliki kelebihan masing-masing. Terkadang kondisi ini membuat banyak orang jadi bingung menentukan mana asuransi yang tepat.

Tak perlu bingung, kamu bisa ikuti cara memilih premi asuransi yang tepat dengan mempertimbangkan beberapa hal seperti memilih produk yang menawarkan manfaat lebih banyak, memilih produk berdasarkan kebutuhan, dan menyesuaikan dengan kondisi keuangan kamu atau keluarga.

Macam-macam Pembayaran Premi Asuransi    

Ada banyak cara yang bisa dipilih untuk melakukan pembayaran premi. Beberapa di antaranya, yakni:

Pembayaran Premi dengan ATM

  1. Masukkan kartu ATM bank kamu
  2. Masukkan nomor PIN
  3. Pilih Menu Transaksi Lainnya
  4. Pilih Transfer
  5. Pilih 'Transfer ke Rekening Bank yang bekerjasama dengan perusahaan asuransi tempat kamu terdaftar
  6. Input nomor rekening tujuan
  7. Masukkan total tagihan premi yang akan ditransfer
  8. Tunggu hingga muncul informasi pada layar
  9. Cek apakah informasi yang muncul dalam layar sudah sesuai, lalu pilih Benar
  10. Simpan bukti transfer

Pembayaran Premi secara Online dengan Aplikasi LinkAja

  1. Unduh aplikasi LinkAja di Play Store untuk pengguna Android atau App Store untuk pengguna iOS. Lalu lakukan registrasi dan isi saldo minimal untuk membayar premi asuransi
  2. Jika sudah terdaftar, pilih menu lainnya di halaman utama
  3. Pilih layanan Keuangan
  4. Pilih menu Asuransi
  5. Pilih menu nama perusahaan asuransi
  6. Masukkan nomor Virtual Account pada kolom ID Pelanggan, lalu tekan pilihan “Lanjutkan”
  7. Ikuti petunjuk dari aplikasi LinkAja untuk mengikuti prose pembayaran
  8. Nantinya kamu akan menerima bukti pembayaran bila transaksi berhasil

Selain memfasilitasi pembayaran tagihan asuransi, LinkAja juga memungkinkan kamu melakukan transaksi untuk tagihan telepon dan TV berlangganan, pembayaran premi BPJS Ketenagakerjaan, pembelian pulsa, bertransaksi online atau offline di merchant-merchant yang bermitra dengan LinkAja, pembayaran tagihan listrik atau beli token listrik, donasi, dan kirim uang.

Kamis, 18 Maret 2021

Selama Pandemi Laba Bersih PT. Mayora Indah Tbk Meningkat

Posted by mirajudin on Maret 18, 2021 with No comments

Indonesia hingga saat ini masih diselimuti oleh wabah covid-19 yang kian hari kasus yang dihasilkan semakin bertambah setiap harinya. Tinggal di rumah saja selama masa karantina mandiri, isolasi mandiri, atau social distancing (jaga jarak) di tengah wabah virus corona membuat permintaan akan produk makanan instan bagi warga Indonesia menjadi bagian penting. 

Perusahaan manufaktur makanan dan minuman, termasuk salah satunya adalah PT. Mayora, merupakan sektor strategis dan sangat potensial pada masa pandemic saat ini untuk terus dipacu karena memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian nasional yang dimana masyarakat saat ini cenderung menyimpan makanan dan minuman instan untuk cadangan kebutuhan sehari - hari, seperti halnya biskuit, wafer, dan sereal. 

Dengan produk makanan dan minuman yang di kelola PT Mayora, dari sisi penjualan mengalami penurunan, tetapi dari sisi laba laporan keuangan mayora mencatat kenaikan laba yang signifikan dari tahun yang sebelumnya. Berdasarkan laporan mencatat penjulan sebesar Rp 5,38 triliun, pada kuartal I-2020 dan tercatat mengalami penurunan sebesar 10,55% jika dibandingkan penjualan kuartas I-2019 yang mencapai Rp. 6,01 triliun. PT Mayora juga mampu mempertahankan laba bersih yang meroket hingga 99,72% secara yoy menjadi Rp. 931,39 miliar. 

Meskipun dari penjualan PT. Mayora mengalami penurunan. Justru laba PT. Mayora memiliki laba bersih yang signifikan berkat efisiensi dan pendapatan lain-lain. Dikarenakan mendapat keuntungan selisih kurs serta pendapatan lain-lain. Kenaikan laba bersih pada PT. Mayora dikarenakan imbas dari laba selisih kurs mata uang asing mereka yang mencapi Rp. 600 miliar pada kuartal I-2020. 

Pada periode tersebut rupiah secara year to date terkoreksi hingga 17-an% sehingga ketika rupiah melemah, sehingga mengguntungkan bagi PT.Mayora yang mempunyai eksposur penjualan ekspor bagus (Pungkas Michael). Berdasarakan data laporan keuangan hingga kuartasl III-2020, perseroan mencatat kenaikan laba bersih 42,02% menjadi Rp 1,56 triliun. Penurunan beban pembelian bahan baku, iklan maupun promosi, dan beban bunga juga turut serta menjadi penopang pertumbuhan margin keuntungan yang berimbas terhadap kenaikan laba bersih lebih pesat dibandingkan penjualan.

Dari hal tersebut PT. Mayora semakin bersemangat untuk menciptakan produk baru agar penjualan pada PT. Mayora memiki peningkatan yang signifikan dengan meluncurkan berbagai varian untuk mendorong ketertarikan konsumen. Mayora juga memastikan ketersediaan produk mereka di pasaran dengan sistem internal untuk memonitor ketersediaan produk di pabrik, pusat distribusi, titik-titik area sub-distributor, hingga toko-toko.

Selasa, 23 Februari 2021

Perbedaan Pinjaman Online Mudah Disetujui Dibandingkan Pinjaman Bank

Posted by mirajudin on Februari 23, 2021 with No comments


Selama ini bank memang selalu dijadikan sebagai pilihan utama bagi masyarakat yang tengah membutuhkan uang pinjaman. Karena memang bukan sebuah rahasia lagi jika seandainya mereka menawarkan beragam jenis produk pinjaman uang, mulai dari pinjaman berbasis KTA atau Kredit Tanpa Agunan sampai dengan Kredit Multiguna atau yang dikenal sebagai pinjaman online cepat dalam bentuk gadai. Hanya saja beberapa waktu belakangan ini jika dilihat popularitasnya memang kalah dibandingkan dengan fintech atau yang lebih dikenal sebagai pinjol.

Apalagi banyak orang yang merasakan bahwa memang pinjaman online mudah disetujui jika dibandingkan dengan mengajukan pinjaman kepada bank. Pada dasarnya produk pinjaman yang ditawarkan sendiri mirip, dimana memang untuk bank maupun pinjol sama-sama menawarkan KTA. Hanya saja sudah pasti ada yang membedakan diantara keduanya. Berikut ini beberapa perbedaannya yang patut untuk Anda ketahui, yaitu:

  1. Proses pengajuannya, bukan sebuah rahasia lagi jika seandainya pinjaman online memang menawarkan kemudahan bagi Anda yang ingin mengambil uang pinjaman. Dimana tak perlu repot-repot untuk datang ke kantor cabangnya secara langsung. Cukup dari rumah saja, berbekal sebuah smartphone maka nantinya sudah bisa apply pinjaman. Berbeda dengan proses untuk pengajuan pinjaman lewat bank. Dimana mau tidak mau maka Anda harus datang ke bank secara langsung untuk apply. Tak jarang harus membuang banyak waktu, karena memang antreannya yang panjang. Berbeda dengan online yang sistemnya otomatis.
  2. Plafon, berbicara mengenai plafon pinjamannya sendiri juga berbeda, karena memang bank berani tawarkan plafon hingga ratusan juta rupiah untuk produk KTA mereka. sementara itu untuk pinjaman berbasis KTA dari fintech sendiri maka plafonnya maksimal hanya sampai angka puluhan juta rupiah.
  3. Syarat dan ketentuan, khusus untuk syarat dan ketentuan memang banyak yang sudah merasakan. Bahkan untuk mendapatkan pinjaman online ini jauh lebih mudah dibandingkan dengan produk pinjaman uang langsung dari bank. Untuk produk pinjaman dari bank sendiri syaratnya begitu banyak, mulai dari keberadaan dari kartu kredit sampai dengan minimal penghasilan. Dibandingkan dengan syarat pinjaman dari fintech yang memang jauh lebih mudah dan kemungkinan disetujui juga tinggi.
  4. Pencairan dana, bagi Anda yang memang membutuhkan uang pinjaman secara cepat langsung cair. Maka ada baiknya untuk memilih pinjaman secara online atau dari fintech. Karena memang bisa pada hari itu juga setelah apply, jika seandainya apply disetujui maka uang pinjaman akan langsung dicairkan ke rekening Anda. Cocok dipakai untuk kebutuhan yang bersifat darurat bukan.
  5. Tenornya, mengingat jika dilihat bank memberikan plafon pinjaman yang relatif tinggi dibandingkan dengan fintech. Tentunya tak dapat dipungkiri jika tenor atau jangka waktu yang diberikan untuk pelunasan tersebut menjadi jauh lebih panjang sampai dengan 5 tahun, bahkan juga lebih.
  6. Beban biaya tambahan, biaya tambahan ini meliputi bunga, biaya administrasi dan lain sebagainya maka bank sendiri memberlakukan nilai yang ringan. Sebenarnya fintech sendiri juga banyak yang memberlakukan beban biaya ringan, asalkan Anda selektif dalam memilih. Jangan sampai pilih fintech yang ilegal, pastikan yang sudah terpercaya seperti dari Adakami.

Itulah setidaknya beberapa hal yang membedakan antara pinjaman lewat fintech dan juga bank dan alasan mengapa pinjaman online mudah disetujui. Namun kembali lagi sesuaikan dengan kebutuhan Anda, sehingga nantinya tidak menyesal setelah ambil uang pinjaman tersebut.

Sabtu, 20 Februari 2021

Beberapa Penyebab dan Tanda Maag Kronis Yang Perlu Diwaspadai

Posted by mirajudin on Februari 20, 2021 with No comments


Maag merupakan salah satu masalah kesehatan yang berhubungan dengan pencernaan. Penyakit ini tergolong cukup banyak diderita oleh masyarakat. Penyebab terjadinya maag bisa karena beberapa faktor, seperti karena gaya hidup yang tidak sehat, gangguan saluran pencernaan atau komplikasi dari kondisi medis tertentu, atau bisa juga karena efek samping dari penggunaan obat-obatan tertentu.

Ada beberapa jenis penyakit maag yang kerap diderita, yaitu ada maag akut dan maag kronis. Untuk maag akut umumnya memiliki gejala yang bersifat sementara. Sedangkan gejala maag kronis biasanya terjadi berulang dalam jangka waktu panjang.

Maag kronis atau yang biasa disebut juga dengan gastritis kronis merupakan gangguan pencernaan yang terjadi karena peradangan pada dinding lambung yang muncul secara perlahan dan bisa bertahan hingga berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Peradangan pada dinding lambung ini bukan hanya terjadi karena produksi asam lambung yang meningkat saja, namun bisa juga disebabkan oleh beberapa hal berikut ini, yaitu:

1. Infeksi bakteri Heliobacter pylori.

Salah satu penyebab paling umum terjadinya gastritis kronis adalah karena adanya infeksi bakteri Heliobacter pylori yang menimbulkan iritasi dan luka pada dinding lambung. Bakteri ini bisa menular melalui makanan, minuman, air liur, maupun cairan tubuh lainnya. 

2. Iritasi pada dinding lambung.

Ada beberapa kebiasaan buruk yang jika dilakukan secara terus-menerus akan menyebabkan luka pada lambung, seperti:

  • Mengonsumsi obat non-steroid anti inflamasi (NSAID) untuk jangka panjang, seperti ibu profen, naproxen, dan aspirin.
  • Mengalami stress parah.
  • Paparan radiasi.
  • Kebiasaan mengonsumsi alkohol.
  • Mengalami refluks empedu karena cairan empedu yang masuk ke lambung.

3. Reaksi autoimun.

Maag kronis juga bisa terjadi karena adanya reaksi kimia. Dimana sistem kekebalan tubuh justru menyerang lapisan dinding lambung yang sebenarnya tidak bermasalah. Akibatnya lambat laun menyebabkan sel-sel pada lapisan pelindung dinding lambung mengalami peradangan dan merusak. Salah satu sel yang mengalami kerusakan adalah sel parietal yang berfungsi untuk menyerap vitamin B12. Karena reaksi autoimun ini menyebabkan gangguan dalam menyerap vitamin B12 pada tubuh, akibatnya bisa menyebabkan penderita mengalami anemia pernisiosa.

Sama seperti penyakit lainnya, maag kronis juga akan menunjukkan gejala tertentu pada penderitanya. Meskipun pada kondisi tertentu ada juga penderita yang tidak mengalami mengidap maag kronis sama sekali. Gejala pada maag kronis perlu diwaspadai dan jangan diabaikan. Karena jika hal ini tidak tertangani dengan baik bisa menyebabkan komplikasi serius. Maka dari itu, ketahui berbagai gejala pada penyakit maag kronis berikut ini:

  • Nyeri perut, terutama pada bagian ulu hati.
  • Mengalami mual dan muntah.
  • Perut terasa kembung.
  • Nafsu makan berkurang.
  • Perut selalu terasa penuh atau begah pada bagian atasnya, terutama setelah makan.
  • Berat badan menurun.

Jika Anda mengalami berbagai gejala dan tanda maag kronis seperti yang sudah disebutkan, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Karena untuk maag kronis yang tidak tertangani dengan baik akan menimbulkan beberapa komplikasi serius, seperti tukak lambung, gastritis atrofi, anemia, hingga penyakit kanker lambung. Sehingga agar bisa meminimalisir dari kemungkinan memburuknya kondisi kesehatan, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Disamping juga Anda harus berupaya melakukan langkah bijak, seperti mengontrol pola makan dengan baik, mengonsumsi obat-obatan yang diberikan oleh dokter, dll. Untuk mengantisipasi dari kemungkinan mengalami komplikasi di kemudian hari, sebaiknya pantau kondisi lambung secara berkala ke dokter dengan teratur.

Senin, 25 Januari 2021

Hal-hal yang Musti Diperhatikan untuk Melakukan Perawatan Luka Operasi di Rumah Secara Mandiri

Posted by mirajudin on Januari 25, 2021 with No comments


Merawat luka operasi itu memang bisa dilakukan dengan bantuan tenaga medis atau bisa juga dilakukan secara mandiri di rumah. Luka yang timbul karena bekas operasi ini bukan merupakan hal yang sepele karena jika tidak mendapatkan perawatan yang tepat ditakutkan nanti malah bisa muncul infeksi yang bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh. Untuk itu, jangan asal sembarangan dalam memberikan perawatan luka pasca operasi terlebih jika dilakukan secara mandiri di rumah dan tidak menggunakan bantuan oleh tenaga medis yang sudah terbiasa menangani hal tersebut. 

Merawat luka pasca operasi itu sebenarnya memang tidak perlu meminta bantuan pihak tenaga medis namun dengan catatan waspada dan tidak sembarangan karena luka pasca operasi itu rentan sekali mengalami infeksi jika tidak diperhatikan dengan baik-baik. Untuk itu, Anda yang mungkin memiliki luka pasca operasi dan ingin merawatnya secara mandiri di rumah dan tidak meminta bantuan pada pihak tenaga kesehatan, ada berbagai macam hal penting yang sangat perlu dan penting sekali untuk Anda perhatikan. 

Jika perawatan luka operasi di rumah dilakukan dengan hati-hati dan tidak ceroboh maka bisa menghindarkan beberapa kemungkinan buruk yang bisa terjadi yakni seperti mencegah infeksi dan untuk menghindari adanya komplikasi dengan penyakit lain yang mungkin bisa membuat keadaan semakin bertambah parah. Untuk itu, di bawah ini adalah beberapa hal yang wajib diperhatikan saat akan melakukan perawatan mandiri luka pasca operasi di rumah: 

Luka jangan sampai terkena air 

Yang pertama adalah apabila ingin melakukan perawatan pasca operasi di rumah secara mandiri dan tidak menggunakan jasa tenaga medis maka harus dipastikan kembali bahwa lukanya jangan sampai kena air yang nanti malah bisa membuat luka tidak segera kering. Jadi memang luka operasi itu tidak boleh terkena air selama kurang lebih 24 jam pasca operasi. jadi usahakan saat membersihkan tubuh biasakan menggunakan dan menyeka tubuh dengan kain atau spons saja. 

Ganti perban secara berkala 

Tujuannya adalah ini sebagai salah satu langkah untuk menghindarkan luka menjadi tambah parah karena perban yang tidak diganti secara rutin bisa menyebabkan infeksi. Untuk itu, maka usahakan ganti perban yang menutup luka operasi secara berkala dan usahakan untuk sebelum melepas perban pada luka operasi dan menggantinya dengan yang baru cuci tangan terlebih dahulu dengan menggunakan sabun dan keringkan serta jika sudah selesai mengganti perban maka jangan lupa cuci tangan kembali dengan menggunakan sabun. 

Hati-hati supaya jahitan tidak robek 

Karena luka gampang sekali robek maka jika memberikan perawatan maka harus dilakukan dengan hati-hati dan tidak sembarangan. Jadi apabila ingin memberikan perawatan usahakan untuk dilakukan dengan sangat lembut dan hati-hati supaya luka tidak gampang robek. Dan jika kebetulan luka berada pada bagian perut maka Anda bisa memegang luka dengan bantal di atas secara lembut supaya luka tidak mudah robek. 

Langkah-langkah sederhana seperti yang sudah disebutkan di atas ini memang sangat penting untuk diperhatikan dan menjadi pertimbangan jika ingin merawat luka bekas operasi saat berada di rumah secara mandiri dan tidak menggunakan bantuan tenaga medis. Tetapi alangkah baik jika memang sebelumnya Anda tidak memiliki pengetahuan dan pengalaman yang bagus untuk memberikan luka perawatan pasca operasi Anda bisa meminta bantuan pada pihak tenaga medis. 

Kamis, 14 Januari 2021

Siapkan Perjalanan Libur Akhir Tahun dengan Mengecek Ini!

Posted by mirajudin on Januari 14, 2021 with No comments


Meski dunia sedang dilanda wabah COVID-19, namun antusiasme masyarakat untuk melakukan perjalanan jarak jauh dan mengisi liburan akhir tahun tak lantas surut. Anda mungkin salah satunya? Jika ya, saat melakukan perjalanan, tetap patuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, membawa hand sanitizer, mencuci tangan, dan menjaga jarak, ya. Selain itu, penting pula bagi Anda untuk mengecek kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan sekalipun sudah diberikan perlindungan asuransi kendaraan all risk.

Lantas, apa saja yang perlu dicek? Yuk, simak pembahasannya!

Memeriksa kondisi mobil

Seperti yang sudah disinggung di atas, Anda sangat dianjurkan untuk mengecek kondisi kendaraan sebelum berkendara karena bisa berpengaruh terhadap performa mobil Anda, terlebih kendaraan jarang dikendarai karena Anda tak bisa keluar rumah sembarangan. Beberapa hal yang wajib dicek seperti kapasitas air, kondisi aki, penggantian oli, tekanan ban, serta radiator. Jika memungkinkan, Anda bisa membawanya ke bengkel resmi karena siapa tahu ada kerusakan yang tak terdeteksi ketika melakukan pengecekan.

Gunakan perlengkapan keamanan

Meski rute yang akan Anda lewati aman dan bebas kemacetan, pastikan untuk selalu memakai perlengkapan keamanan. Sabuk pengaman atau seat belt adalah salah satu bagian mobil yang harus dipasang sebagai bentuk antisipasi. Langkah ini juga akan mencegah Anda terkena razia di sejumlah spot, terutama di titik-titik yang ramai dilewati kendaraan, terutama pada saat liburan akhir tahun.

Membawa peralatan darurat

Risiko ban pecah atau mesin overheat akan tetap ada kendati Anda sudah melakukan pemeriksaan. Oleh karena itu, setiap pemilik kendaraan pribadi disarankan membawa peralatan darurat. Beberapa di antaranya seperti kunci inggris, obeng, senter, dan kunci-kunci yang diperlukan. Jangan lupakan segitiga pengaman yang bisa Anda gunakan saat harus memperbaiki mobil di tengah jalan.

Mewaspadai kondisi jalan

Musim penghujan yang berlangsung di penghujung tahun membuat risiko kecelakaan di jalan raya menjadi lebih besar karena permukaan jalanan licin atau becek. Untuk itu, Anda harus senantiasa waspada apabila rute yang diambil dapat menyebabkan hal-hal yang tak diinginkan. Jika mau, sebaiknya carilah rute alternatif yang lebih aman agar perjalanan Anda tetap lancar tanpa terkendala apapun.

Jaga jarak saat berkendara

Tip safety riding yang satu ini tentu saja dapat melindungi Anda dari berbagai kemungkinan buruk yang mungkin saja terjadi di perjalanan, salah satunya kecelakaan beruntun di jalan tol. Untuk itu, menjaga jarak dengan mobil di jalan justru akan memudahkan Anda saat berbelok atau menepikan kendaraan. Pengemudi lain pun akan merasa aman dan dapat lebih fokus mengendarai mobil mereka.

Siapkan kesehatan fisik dan mental

Selain kondisi mobil, kondisi tubuh Anda juga harus disiapkan sebaik mungkin. Jika Anda pergi bersama anggota keluarga, pastikan kesehatan mereka dalam kondisi baik. Jika Anda ditugaskan menjadi sopir, maka istirahatlah yang cukup dan makan sebelum berangkat supaya tak mudah mengantuk atau cepat lapar di tengah perjalanan.

Mudah-mudahan dengan mengikuti tip di atas Anda bisa melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman serta dapat menikmati liburan akhir tahun yang lebih bermakna meski di masa pandemi seperti sekarang.