Senin, 25 Januari 2021

Hal-hal yang Musti Diperhatikan untuk Melakukan Perawatan Luka Operasi di Rumah Secara Mandiri

Posted by mirajudin on Januari 25, 2021 with No comments


Merawat luka operasi itu memang bisa dilakukan dengan bantuan tenaga medis atau bisa juga dilakukan secara mandiri di rumah. Luka yang timbul karena bekas operasi ini bukan merupakan hal yang sepele karena jika tidak mendapatkan perawatan yang tepat ditakutkan nanti malah bisa muncul infeksi yang bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh. Untuk itu, jangan asal sembarangan dalam memberikan perawatan luka pasca operasi terlebih jika dilakukan secara mandiri di rumah dan tidak menggunakan bantuan oleh tenaga medis yang sudah terbiasa menangani hal tersebut. 

Merawat luka pasca operasi itu sebenarnya memang tidak perlu meminta bantuan pihak tenaga medis namun dengan catatan waspada dan tidak sembarangan karena luka pasca operasi itu rentan sekali mengalami infeksi jika tidak diperhatikan dengan baik-baik. Untuk itu, Anda yang mungkin memiliki luka pasca operasi dan ingin merawatnya secara mandiri di rumah dan tidak meminta bantuan pada pihak tenaga kesehatan, ada berbagai macam hal penting yang sangat perlu dan penting sekali untuk Anda perhatikan. 

Jika perawatan luka operasi di rumah dilakukan dengan hati-hati dan tidak ceroboh maka bisa menghindarkan beberapa kemungkinan buruk yang bisa terjadi yakni seperti mencegah infeksi dan untuk menghindari adanya komplikasi dengan penyakit lain yang mungkin bisa membuat keadaan semakin bertambah parah. Untuk itu, di bawah ini adalah beberapa hal yang wajib diperhatikan saat akan melakukan perawatan mandiri luka pasca operasi di rumah: 

Luka jangan sampai terkena air 

Yang pertama adalah apabila ingin melakukan perawatan pasca operasi di rumah secara mandiri dan tidak menggunakan jasa tenaga medis maka harus dipastikan kembali bahwa lukanya jangan sampai kena air yang nanti malah bisa membuat luka tidak segera kering. Jadi memang luka operasi itu tidak boleh terkena air selama kurang lebih 24 jam pasca operasi. jadi usahakan saat membersihkan tubuh biasakan menggunakan dan menyeka tubuh dengan kain atau spons saja. 

Ganti perban secara berkala 

Tujuannya adalah ini sebagai salah satu langkah untuk menghindarkan luka menjadi tambah parah karena perban yang tidak diganti secara rutin bisa menyebabkan infeksi. Untuk itu, maka usahakan ganti perban yang menutup luka operasi secara berkala dan usahakan untuk sebelum melepas perban pada luka operasi dan menggantinya dengan yang baru cuci tangan terlebih dahulu dengan menggunakan sabun dan keringkan serta jika sudah selesai mengganti perban maka jangan lupa cuci tangan kembali dengan menggunakan sabun. 

Hati-hati supaya jahitan tidak robek 

Karena luka gampang sekali robek maka jika memberikan perawatan maka harus dilakukan dengan hati-hati dan tidak sembarangan. Jadi apabila ingin memberikan perawatan usahakan untuk dilakukan dengan sangat lembut dan hati-hati supaya luka tidak gampang robek. Dan jika kebetulan luka berada pada bagian perut maka Anda bisa memegang luka dengan bantal di atas secara lembut supaya luka tidak mudah robek. 

Langkah-langkah sederhana seperti yang sudah disebutkan di atas ini memang sangat penting untuk diperhatikan dan menjadi pertimbangan jika ingin merawat luka bekas operasi saat berada di rumah secara mandiri dan tidak menggunakan bantuan tenaga medis. Tetapi alangkah baik jika memang sebelumnya Anda tidak memiliki pengetahuan dan pengalaman yang bagus untuk memberikan luka perawatan pasca operasi Anda bisa meminta bantuan pada pihak tenaga medis. 

Kamis, 14 Januari 2021

Siapkan Perjalanan Libur Akhir Tahun dengan Mengecek Ini!

Posted by mirajudin on Januari 14, 2021 with No comments


Meski dunia sedang dilanda wabah COVID-19, namun antusiasme masyarakat untuk melakukan perjalanan jarak jauh dan mengisi liburan akhir tahun tak lantas surut. Anda mungkin salah satunya? Jika ya, saat melakukan perjalanan, tetap patuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, membawa hand sanitizer, mencuci tangan, dan menjaga jarak, ya. Selain itu, penting pula bagi Anda untuk mengecek kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan sekalipun sudah diberikan perlindungan asuransi kendaraan all risk.

Lantas, apa saja yang perlu dicek? Yuk, simak pembahasannya!

Memeriksa kondisi mobil

Seperti yang sudah disinggung di atas, Anda sangat dianjurkan untuk mengecek kondisi kendaraan sebelum berkendara karena bisa berpengaruh terhadap performa mobil Anda, terlebih kendaraan jarang dikendarai karena Anda tak bisa keluar rumah sembarangan. Beberapa hal yang wajib dicek seperti kapasitas air, kondisi aki, penggantian oli, tekanan ban, serta radiator. Jika memungkinkan, Anda bisa membawanya ke bengkel resmi karena siapa tahu ada kerusakan yang tak terdeteksi ketika melakukan pengecekan.

Gunakan perlengkapan keamanan

Meski rute yang akan Anda lewati aman dan bebas kemacetan, pastikan untuk selalu memakai perlengkapan keamanan. Sabuk pengaman atau seat belt adalah salah satu bagian mobil yang harus dipasang sebagai bentuk antisipasi. Langkah ini juga akan mencegah Anda terkena razia di sejumlah spot, terutama di titik-titik yang ramai dilewati kendaraan, terutama pada saat liburan akhir tahun.

Membawa peralatan darurat

Risiko ban pecah atau mesin overheat akan tetap ada kendati Anda sudah melakukan pemeriksaan. Oleh karena itu, setiap pemilik kendaraan pribadi disarankan membawa peralatan darurat. Beberapa di antaranya seperti kunci inggris, obeng, senter, dan kunci-kunci yang diperlukan. Jangan lupakan segitiga pengaman yang bisa Anda gunakan saat harus memperbaiki mobil di tengah jalan.

Mewaspadai kondisi jalan

Musim penghujan yang berlangsung di penghujung tahun membuat risiko kecelakaan di jalan raya menjadi lebih besar karena permukaan jalanan licin atau becek. Untuk itu, Anda harus senantiasa waspada apabila rute yang diambil dapat menyebabkan hal-hal yang tak diinginkan. Jika mau, sebaiknya carilah rute alternatif yang lebih aman agar perjalanan Anda tetap lancar tanpa terkendala apapun.

Jaga jarak saat berkendara

Tip safety riding yang satu ini tentu saja dapat melindungi Anda dari berbagai kemungkinan buruk yang mungkin saja terjadi di perjalanan, salah satunya kecelakaan beruntun di jalan tol. Untuk itu, menjaga jarak dengan mobil di jalan justru akan memudahkan Anda saat berbelok atau menepikan kendaraan. Pengemudi lain pun akan merasa aman dan dapat lebih fokus mengendarai mobil mereka.

Siapkan kesehatan fisik dan mental

Selain kondisi mobil, kondisi tubuh Anda juga harus disiapkan sebaik mungkin. Jika Anda pergi bersama anggota keluarga, pastikan kesehatan mereka dalam kondisi baik. Jika Anda ditugaskan menjadi sopir, maka istirahatlah yang cukup dan makan sebelum berangkat supaya tak mudah mengantuk atau cepat lapar di tengah perjalanan.

Mudah-mudahan dengan mengikuti tip di atas Anda bisa melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman serta dapat menikmati liburan akhir tahun yang lebih bermakna meski di masa pandemi seperti sekarang.